Siapa Disini Fans Liverpool? Yuk Coba Wisata ke Anfield Stadium

Liburan ke Inggris tidak lengkap bila tak singgah ke Kota Liverpool. Wisatawan penggila dan menjadi fans olahraga sepakbola, pasti akan serasa tur spiritual ketika berkunjung ke Anfield Stadium. Walau jaraknya dari London lumayan jauh, namun sayang jika kita lewati Kota Liverpool yang amat terkenal di Inggris itu. Manalagi bagi para fans klub sepakbola Liverpool FC, kota tersebut seakan jadi ‘menu wajib’ didatangi jika sedang berwisata di Inggris. Banyak destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Liverpool. Terdapat Stadion Goodison Park yang jadi markas klub sepakbola Everton, ada juga Museum of Liverpool juga The Beatles Story di Albert Dock. Dan tak lupa juga ada Anfield Stadium, kandang klub sepakbola Liverpool F.C.

Bagi kaum fans Liverpool FC, Anfield Stadium bagaikan tanah suci kedua, dibawah daftar tanah suci relijius pada agama masing-masing. Berkunjung ke stadion satu ini, paling tidak sekali seumur hidup, jadi impian tertinggi kedua pasca menginjakkan kaki ke Makkah maupun Yerusalem. Dari London, kita dapat menggunakan kereta tuk menuju kota Liverpool. Transportasi massal itu patut dicoba sebab tarifnya jauh lebih murah ketimbang moda transportasi yang lain. Kami beserta rombongan naik moda transportasi ini saat berkunjung ke London terhadap undangan AirAsia Indonesia serta Tune Travel Insurance. Dari London, tur menuju Liverpool bisa naik kereta dengan 6 rangkaian gerbong, London Midland, di Stasiun Euston. Bersama kereta ini, tuk tiba di Liverpool akan habiskan waktu kira-kira 3,5 jam.

Pembelian tiket London Midland bisa dilakukan lewat mesin yang disediakan di Stasiun Easton. Ada mesin tuk pemakaian uang kertas juga koin, juga disediakan mesin khusus tuk melayani pembelian tiket menggunakan kartu kredit. Ketika itu, kami mendapatkan tiket pulang pergi senilai 31 pounds. Sebetulnya ada kereta yang sedikit cepat dibanding London Midland, tapi harga tiketnya juga lebih mahal, yaitu sekitar 80-100 pounds. Para calon penumpang bisa memilih jenis kereta dengan tarif yang berbeda-beda serasi fasilitas yang diharapkan. Setelah tur dengan kereta selama durasi 3,5 jam, kami pun sampai di Liverpool dan segera menelepon layanan taksi Uber tuk menuju Anfield Stadium. Ketika kami tiba disana, tampak beberapa turis yang seru berfoto-foto di halaman stadion yang berada sekitar 4,8 km dari tengah-tengah kota Liverpool ini.

Salah seorang teman didalam rombongan kami terlihat begitu gembira saat memasuki halaman Anfield. Sambil tersenyum lebar, Uchi, pria muda yang adalah fans berat Liverpool FC itu berteriak lantang, “Mabrur, naik hajinya!” Tidak hanya berfoto-foto, di sini pula ada Museum and Tour Centre tuk melihat beraneka ragam foto dan publikasi tentang Liverpool F.C. Ada pun Liverpool FC Store, dimana para pengunjung bisa beli aneka produk, semacam kaos, topi, jaket bertuliskan klub Liverpool. Namun harus diketahui bahwa toko ini tutup jam 16.00 waktu setempat, hingga Anda musti mengatur waktu kedatangan supaya masih sempat belanja di toko yang cukup besar dan lengkap tersebut.

Ngeri! Wisata ke Bekas Penjara Berdarah di AS

Penjara Missouri State Penitentiary dikatakan menjadi penjara sangat berdarah di AS. Setelah ditutup, kini pewisata bisa liburan di penjara menakutkan tersebut.

Wisata Penjara Missouri State Penitentiary

Beroprasi antara tahun 1836-2004, penjara Missouri State Penitentiary di Jefferson ngetop mengerikan dan berisi cerita horor, sekarang penjara itu telah ditutup dan dibuka menjadi museum untuk pariwisata. Di atas penjara yang luasnya 19 hektar itu, pernah dibendung sekitar 5.200 tahanan yang isinya para penjahat sadis sampai wanita. Malah, penjara tersebut sempat menyandang status menjadi penjara yang paling besar di AS.

Pada September 1937, pemerintahan setempat membuat Missouri State Penitentiary menjadi saksi bisu dari implementasi hukuman mati. Melalui ruang gas, sekitar 40 narapidana di eksekusi mati kira-kira tahun 1937 hingga 1989. Hal itu juga makin menambah kengerian. Usai ditutup pada tahun 2004 silam, sekarang peninggalan penjara tersebut diresmikan untuk traveler. Barang-barang peninggalannya juga dipindahkan ke museum special yang berada tidak jauh. Misalnya seperti replika dan memorabilia yang mencerminkan kengerian penjara.

Selain itu, cerita horor pun nyaring terdengar di penjara Missouri State Penitentiary. Berdasarkan orang yang sempat bertugas atau mengunjungi penjara tersebut, pernah menjumpai penampakan sampai suara dan cerita hantu. Hii! Malah beberapa peneliti sampai acara tv sempat singgah ke penjara Missouri State Penitentiary dan menjalankan penyelidikan sampai syuting acara film disana. Percaya tidak percaya.

Untuk Anda yang bernyali, malah bisa menikmati paket tur yang tersedia oleh management penjara. Ada paket tour sejarah dengan durasi 2 jam seharga USD 15/orang (Rp 197 ribu), sampai paket tour paranormal dengan durasi 2 jam seharga USD 26/orang (Rp 341 ribu). Tetapi selain itu, malah ada paket fotografi sampai menginap atau private tour jika ingin. Tentunya tour ini tak dibikin untuk travelers yang penakut. Sanggup mencoba?